Jurnalistik News- Di era saat ini, mahasiswa memiliki keterampilan dan minat yang beragam. Beragamnya keterampilan dan minat tersebut membutuhkan wadah. Salah satu wadah untuk bakat dan kreativitas di UKDC adalah DC Soundsation, unit kegiatan mahasiswa di bidang seni musik. DC Soundsation menjadi tempat bagi mahasiswa untuk menyalurkan kecintaan mereka terhadap musik, mengasah kemampuan, dan berkolaborasi dengan sesama mahasiswa yang memilik minat dalam seni musik.
Pada bulan ini DC Soundsation menggelar sesi pertunjukan dengan mengundang dosen dan mahasiswa untuk menampilkan kemampuan olah vokalnya. Acara bertajuk DC Jamming ini diselenggarakan pada 20 Maret 2025 di kantin kampus UKDC. Lokasi yang strategis dengan suasana santai ini dipilih agar mahasiswa dapat menikmati momen musik yang seru sambil berkumpul bersama teman-teman.
Untuk edisi kali ini DC Jamming mengusung tema “Back To 90’S”. Tema ini dipilih dengan tujuan mengajak para pendengar bernostalgia dengan lagu-lagu ikonik dari era 90-an. Dengan pilihan lagu-lagu yang sudah lama namun tetap populer, diharapkan dapat membawa suasana yang lebih akrab dan membangkitkan kenangan manis di masa lalu.

Salah satu tantangan terbesar dalam menyelenggarakan DC Jamming adalah mencari pemain musik yang tepat. Mengingat musik membutuhkan kolaborasi antara berbagai individu dengan keahlian yang berbeda, pencarian personil yang memiliki kecocokan dalam genre dan gaya musik menjadi pekerjaan yang menantang.
“Harapannya, melalui acara DC Jamming ini, DC Soundsation semakin dikenal dan diterima oleh seluruh civitas akademika UKDC, serta dapat memperluas jangkauan pengaruhnya hingga ke luar kampus, sebagai wadah kreativitas dan ekspresi musik yang tak terbatas,” tutur Putri Zalianty Berlianti, Ketua DC Soundsation.
Program ini direncanakan untuk diadakan sekali sebulan, dengan harapan setiap edisi DC Jamming dapat menjadi ajang yang dinantikan oleh mahasiswa UKDC. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan DC Soundsation agar semakin dikenal baik oleh civitas akademika UKDC maupun pecinta musik di luar kampus.
(Stephanie Chrismandani)