UKDC kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun semangat kebangsaan dengan turut serta dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Acara ini diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dan menjadi salah satu momentum bersejarah yang diikuti berbagai elemen masyarakat dari Jawa Timur.
Upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan acara yang tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang rasa cinta tanah air dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan bangsa.
Dalam momen penuh nasionalisme tersebut, semarak acara semakin terasa dengan penampilan paduan suara yang beranggotakan sekitar 200 orang. Tim paduan suara ini merupakan gabungan dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Surabaya dan Sidoarjo. Mereka membawakan beberapa lagu penuh semangat, di antaranya Bendera. Ingatlah Hari Ini, Stecu.danNusantara.
Anggota paduan suara berasal dari SMA Santa Maria Surabaya, SMAN 4 Sidoarjo, SMA Ta’miriyah Surabaya, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC), serta SD Maria Santa Surabaya. Kolaborasi lintas jenjang pendidikan ini memberikan warna tersendiri, sekaligus menjadi simbol persatuan generasi muda dalam merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Dari UKDC, tim paduan suara mahasiswa yang dikenal dengan nama Benedicamus Chante tampil sebagai bagian penting dari kelompok besar tersebut. Mereka dengan penuh semangat menyumbangkan suara emas untuk membawakan lagu-lagu perjuangan yang membangkitkan rasa nasionalisme para hadirin. Kehadiran Benedicamus Chante menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika UKDC.
Menariknya, salah satu konduktor yang memimpin paduan suara dalam membawakan lagu Stecu dan Nusantara adalah Otniel Simangunsong, yang juga merupakan konduktor dari tim paduan suara Benedicamus Chante UKDC. Peran ganda yang dijalankannya menunjukkan kualitas serta profesionalisme UKDC dalam seni musik, sekaligus kontribusi nyata dalam acara berskala provinsi ini.

Keterlibatan UKDC dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas partisipasi, melainkan juga bentuk nyata kontribusi aktif universitas dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di ranah eksternal. Melalui partisipasi mahasiswa dalam paduan suara, UKDC ingin menegaskan perannya dalam menanamkan jiwa nasionalisme sekaligus memupuk rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Upacara yang berlangsung meriah sekaligus penuh rasa haru ini menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di tingkat Provinsi Jawa Timur. Paduan suara, penampilan musik, hingga suasana khidmat saat bendera merah putih dikibarkan, semuanya menyatu dalam harmoni perayaan yang sarat makna.
Bagi UKDC, momen ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan juga sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami arti penting perjuangan, persatuan, dan pengabdian. Melalui pengalaman ini, mahasiswa UKDC diharapkan mampu membawa semangat nasionalisme ke dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan akademik maupun sosial.
Dengan keikut sertaan dalam peringatan HUT ke-80 RI di Gedung Negara Grahadi, UKDC menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan kebangsaan. Hal ini menjadi wujud nyata kontribusi UKDC dalam membangun bangsa melalui penguatan nasionalisme, baik di internal kampus maupun dalam lingkup eksternal yang lebih luas.
Priscillia Putri Anjellicta